Today News

Tampilkan postingan dengan label Fundamental Indicator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fundamental Indicator. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 November 2010

Housing Starts

Housing Starts adalah Indikator ekonomi yang  menghitung jumlah rumah baru yang dibangun dalam per bulannya. Sebagian besar data surveinya didapat dari aplikasi dan ijin yang diajukan untuk membangun rumah. Indikator yang satu ini biasanya bukan merupakan salah satu penggerak utama market. Namun, karena dapat mendeteksi tren perekonomian, data Housing Starts dianggap sebagai salah satu indikator penting. Penurunan pada Housing Starts menunjukkan melambatnya perekonomian. 
Jika jumlah rumah baru (Housing Starts) di suatu negara naik maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami kenaikan.

Factory Orders

Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar. 
Jika Factory Orders  naik maka nilai mata uang yang bersangkutan akan menguat .

Leading Indicators

Leading Indicators adalah sebuah indikator yang menghitung nilai hasil kombinasi dari sepuluh(10) indikator utama yaitu rata-rata jam kerja mingguan, jumlah permintaan barang, kepercayaan konsumen, penjualan rumah, harga saham, dan nilai kenaikan tingkat suku bunga.

Jika nilai Leading Indicators suatu negara naik maka nilai mata uang negara yang bersangkutan akan mengalami kenaikan.

Interest Rate Statement-US

Federal Open Market Committee (FOMC) merelease tingkat suku bunga Amerika Serikat delapan kali dalam setahun. Jika ada tekanan inflasi biasanya bank sentral akan menaikan tingkat suku bunga lokal.
Jika nilai suku bunga AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Core Machinery Orders

Core Machinery Orders adalah sebuah indikator yang menghitung nilai permintaan barang dari sektor manufaktur tanpa memasukan sektor barang-barang yang untuk dijual.

Jika Core Machinery Orders disuatu negara naik maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami kenaikan.

Trade Balance

Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor). 
Jika Trade Balance Naik maka nilai mata uang Negara yang bersangkutan akan Menguat.

Manufacturing Purchasing Manager's Index (PMI)

Manufacturing Purchasing Manager's Index (PMI) adalah Indikator yang mengukur perkembangan dari sektor industri dari sisi manajer pembelian. Didalamnya ada sekitar 50 faktor yang manjadi acuan.Kenaikan trend ini sangat berpengaruh pada kenaikan nilai mata uang lokal. Laporan ini dihasilkan dari survey terhadap setiap manajer pembelian seperti tenaga kerja, produksi, tingkat permintaan baru, pengiriman barang oleh suplier, dan jumlah persediaan. Para Trader percaya bahwa indikator ini dapat mengukur perkembangan dari perusahaan setiap manajer pembelian, dan yang terutama, Indiaktor ini dapat menjelaskan perkembangan ekonomi negara tersebut.

Jika nilai Manufacturing PMI suatu negara naik maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami kenaikan.

Retail Sales

Overview
Laporan Retail Sales yang sering digunakan adalah Retail Sales yang tidak memasukan penjualan komponen kendaraan,makanan, dan gas yang disebabkan karena pergerakannya yang terus berubah.

Retail Sales selalu mengalami revisi karena diperlukan sejumlah penyesuaian. Retail Sales juga tidak memasukan komponen jasa, yang biasanya menyumbang separuh dari total konsumsi masyarakat. Laporan Total Konsumsi Perorangan tidak bisa dibuat sebelum laporan Pendapatan per kapita dan konsumsi diumumkan, yang biasanya dibuat dua minggu setelah laporan retail sales.
Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun dari penjualan bulan sebelumnya.

Published By
Data atau laporan ini disusun oleh The Census Bureau of the Department of Commerce, suatu badan yang ditunjuk resmi oleh pemerintah AS. Retail Sales AS dibuat per tanggal 13 setiap bulan, pada jam 20.30 WIB.

Consist Of
Data yang diperlukan untuk membuat sebuah laporan Retail Sales adalah data dari penjualan :
  • Total retail & food services
  • Total retail & food services dikurangi komponen kendaraan
  • Dealer kendaraan motor, mobil dan komponennya
  • Toko & rumah furniture
  • Toko dan cabang toko Elektronik
  • Dealer bangunan, taman, peralatan dan perlengkapan
  • Unit kesehatan masyarakat dan perlindungan personal
  • Pom bensin
  • Toko pakaian dan toko aksesoris pakaian
  • Toko produk olahraga, hobi, buku dan musik
  • Toko ritel rupa-rupa
  • Restoran untuk makan dan minum
  • Non store retailers


References

Non-farm Payrolls

Overview
Non-Farm Payroll adalah data yang melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja AS, diluar :
- Pegawai Pemerintah
- Pegawai dalam setiap Rumah Tangga
- Pegawai yang bekerja pada organisasi LSM atau non profit/nirlaba.
- Pekerja/Buruh Tani.

Laporan yang direlease berupa perbandingan antara upah mingguan yang dibayarkan kepada komponen Non-Farm Payroll dengan Total Upah yang dibayarkan kepada semua Pekerja.
Survey membuktikan bahwa jumlah upah yang dibayarkan ke dalam komponen Non-Farm Payroll "menyumbang" kira-kira 80% Gross Domestic Product Amerika Serikat (AS). Laporan Non-Farm Payroll berguna bagi pemerintah AS untuk membuat kebijakan ekonomi pemerintahan dan juga dapat memprediksi aktivitas ekonomi dimasa mendatang.

Published By
Laporan ini dibuat oleh Lembaga BPS AS yang bernama U.S. Bureau of Labor Statistics. Laporan ini dibuat satu bulan sekali, pada hari Jumat, minggu pertama (awal bulan) pada pukul 19.30 WIB.
Consist Of
Data-data yang diperlukan untuk membuat sebuah laporan Non Farm Payroll adalah sbb:
Status Usia Kerja :
I   Penduduk Usia Produktif/Kerja selama 2 periode.
  I.1  Bekerja
  I.2  Belum Bekerja
II  Penduduk Bukan Usia Kerja
Persentase Penduduk yang Belum Bekerja :
III Persentase Komposisi Penduduk yang Belum Bekerja
  III.1 Pria Dewasa
  III.2 Wanita Dewasa
  III.3 Remaja
  III.4 Kulit Putih
  III.5 Kulit Hitam (Afrika-Amerika)
  III.6 Penduduk Hispanik dan Latin.
Perincian Penduduk yang Bekerja :
IV  Komposisi Penduduk yang Bekerja yang termasuk komponen Non Farm Payroll
   IV.1 Sektor Produksi Barang
     IV.1.1 Konstruksi
     IV.1.2 Pabrik
   IV.2 Sektor Penyedia Jasa
     IV.2.1 Perdagangan Ritel
          2 Jasa Profesional dan Bisnis
          3.Jasa Kesehatan dan Pendidikan
          4.Rumah Sakit dan jasa lainnya.
   IV.3 Pemerintah
Jam Kerja :
      V   Total jam kerja
      VI  Industri
      VII Lembur
Jumlah Upah yang dibayarkan :
    - Rata-rata upah per jam (Total)
    - Rata-rata upah mingguan (Total)

Importance
Indikator Non Farm Payroll termasuk dalam kategori Indikator Grade A, karena saat sebelum dan sesudah data ini dilaporkan dapat menimbulkan suatu kejutan besar terhadap mata uang USD.

References

Consumer Confidence Index

Kebanyakan Negara maju memiliki alat survey untuk tingkat kepercayaan konsumen seperti dijelaskan secara singkat di atas. Dengan mengukur tingkat kesehatan keuangan, potensi konsumsi dan keyakinan konsumen untuk berbelanja akan menentukan kesehatan ekonomi dan bisnis suatu negara. Nah, CCI merupakan salah satu indikator pengukur tingkat keyakinan konsumen, sesuai dengan namanya. Jadi singkatnya CCI adalah Index yang mengukur kondisi keuangan, hasrat konsumsi dan keyakinan rata-rata konsumen disebuah negara. Ada tiga bagian utama dalam CCI :1. Index of Consumer Sentiment yang mengukur apa yang dirasakan masyarakat tentang perekonomian saat ini.2. Current Economic Conditions yang mengukur tentang bagaimana pendapat orang mengenai keadaan ekonomi pada saat ini. 3. Index of Consumer Expectation yang mengukur bagaimana pendapat masyarakat mengenai keadaan perekonomian dalam enam (6) bulan mendatang. Laporan Consumer Confidence muncul dari perasaan utopia atau merasa makmur, standar hidupnya meningkat, lebih banyak untuk membelanjakan uangnya untuk membeli rumah dan kendaraan baru.

Released By:
Indikator ini disusun oleh lembaga independen bernama The Conference Board. Produk survey lainnya yang juga dikeluarkan oleh The Conference Board adalah Leading Economic Indikators.CCI biasa dirilis pada Selasa terakhir pada bulan berjalan. Waktu relase untuk CCI US biasanya sekitar pukul 22.00 WIB.

Consist Of:
Data ini didapatkan dari survey terhadap 5000 rumah tangga tentang pendapat dan perasaan mereka terhadap :1. Perekonomian saat ini.2. Prediksi perekonomian untuk 6 bulan kedepan.3. Kondisi tenaga kerja yang ada pada saat ini.4. Kondisi tenaga kerja untuk enam bulan mendatang.5. Total pendapatan per keluarga selama enam bulan kedepan.Jawaban dari pertanyaan di atas hanya berupa "Positif", "Negatif" atau "Netral".
 market-1.jpg
Makanan bersama dengan energi menjadi salah satu tolak ukur meningkatnya daya beli masyarakat. Gambar diambil dari photo.net

Manfaat
Sektor manufaktur, ritel, perbankan, dan pemerintah menjadikan indikator ini sebagai salah satu penentu dalam mengambil keputusan. Secara umum, kenaikan trend Consumer Confidence akan mengindikasikan kenaikan tingkat konsumsi konsumen selama satu bulan mendatang. Biasanya kenaikan dibawah 5% tidaklah signifikan artinya. Namun di atas 5% berarti ada perubahan dalam perkembangan ekonomi. Sebaliknya, nilai CCI yang negatif menunjukkan bahwa pandangan konsumen mengenai perkembangan ekonomi negaranya cenderung negatif.

Core Durable Goods Orders

Core Durable Goods Orders adalah sebuah varian dari indikator Durable Goods Orders dimana nilainya didapat dari nilai Durable Goods Orders dikurangi dengan total nilai komponen Transportasi. Nilai permintaan di sektor transportasi yang sering berubah-ubah nilainya dapat membuat nilai Durable Goods Orders menjadi tidak tetap nilainya. Akibatnya trend harga dan inflasi sektor barang bahan baku menjadi tidak tetap. Para trader lebih memperhatikan indikator ini ketimbang indikator Durable Goods Orders itu sendiri.

Jika Core Durable Goods Orders naik maka nilai mata uang lokal juga  akan cenderung mengalami kenaikan.

Philadelphia Fed Manufacturing Index

Philadelphia Fed Manufacturing Index adalah sebuah indikator yang menghitung index semua sektor bisnis di sektor manufaktur untuk wilayah FED Philadelphia.

Jika nilai Philadelphia Fed Manufacturing Index naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Crude Oil Inventories

Crude Oil Inventories adalah sebuah indikator yang dirilis mingguan yang mengukur kenaikan persediaan minyak mentah untuk dijual yang dimiliki perusahaan terkemuka di AS.

Jika Crude Oil Inventories naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Consumer Sentiment

Overview
Consumer Sentiment adalah salah satu dari data ekonomi yang mengukur tingkat sentimen/perasaan konsumen. Dalam siaran tv atau radio selalu terdengar tentang analisa dan komentar mengenai kebiasaan konsumen dalam membeli barang dan jasa konsumsi.
Ada dua indikator yang mengukur psikologi konsumen terhadap perekonomian dan setelah itu mereka langsung membelanjakan uangnya untuk konsumsi yaitu : Consumer Confidence Index yang dibuat oleh Dewan Pengurus Konfrensi (Conference Board) dan juga Consumer Sentiment Index yang dibuat berdasarkan survey oleh University of Michigan, AS. Kedua index ini dibuat sebulan sekali dengan responden setiap anggota rumah tangga.

Didalam menganalisis consumer sentiment index adalah sangat penting untuk memperhatikan penyesuaian data setiap empat atau lima bulan terakhir. Setiap orang mempunyai komentarnya masing-masing terhadap indikator ini seperti : "Jika index menunjukan angka 80 adalah sesuatu yang buruk" atau "tingkat consumer sentiment bulan ini lebih kecil dibandingkan dengan bulan lalu". Data dalam beberapa bulan terakhir tidak menunjukan persamaan dengan data tahun lalu yang merupakan sebuah kebenaran umum. Setiap komentar yang hanya memberikan deskripsi dari data bulan ini tanpa melihat perkembangan trend pasar adalah sebuah kekeliruan.
Indikator ini mulai mulai digunakan pada pertengahan abad ke-20, ketika banyak orang yang berasumsi bahwa konsep dari "karakter" setiap konsumen adalah berbeda satu dengan yang lainnya. Berdasar fakta ini maka indikator ini dibuat berdasar data silang antar daerah, dengan data statistik seperti deret ukur garis lurus (linear progression), naik atau turun atau juga deret tersebut dapat memukul kestabilan harga secara umum, yang akan menimbulkan suatu kejutan dalam siklus bisnis.
Secara umum indikator ini dapat menimbulkan suatu pergerakan besar karena disebabkan oleh sikap investor terhadap situasi pasar.
Secara sederhana indikator ini menghitung tingkat optimis atau pesimis pasar yang berbeda.

Release By
Data ini di keluarkan oleh Conference Board dalam merelease Consumer Confidence Index.
Data ini biasanya dikeluarkan satu kali dalam setiap bulannya yaitu pada hari Selasa pada akhir bulan.

Consist Of
Data yang dijadikan survey kepada konsumen menyangkut hal-hal seputar perekonomian mencakup :
1. Kondisi Bisnis saat ini
2. Prediksi kondisi bisnis dalam enam bulan kedepan
3. Kondisi ketenagakerjaan saat ini.
4. Kondisi ketenagakerjaan dalam enam bulan kedepan.
5. Total pendapatan per kapita dalam enam bulan.

Indikator ini dibuat untuk mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. Tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi akan membuat konsumen merasa yakin dalam membelanjakan uangnya dalam membeli barang dan jasa untuk dikonsumsi. Nilai konsumsi yang tinggi akan membuat nilai GDP jadi meningkat. Nilai GDP yang sehat akan membuktikan bahwa perekonomian suatu negara menjadi sehat.
Jika Consumer Confidence naik maka nilai mata uang negara yang bersangkutan akan menjadi naik.

Related Links

ADP Nonfarm Employment Change

Overview
ADP sebagai lembaga keuangan , mengumumkan berita ini dua hari sebelum berita Nonfarm Employment Change direlease.
Seperti banyak diketahui, Non Farm Emplloyment Change merupakan salah satu data ekonomi yang sangat ditunggu para trader setiap bulannya dikarenakan sangat menggambarkan kondisi perekonomian Amerika.
Disatu sisi ADP mengklaim data ini cukup akurat dalam memberikan nilai sebenarnya terhadap kondisi tenaga kerja di AS, tapi disisi lain beberapa trader tidak menganggap penting data ini.

ADP merupakan salah satu perusahaan terbesar di Amerika dan terbesar dalam institusi keuangan serta pajak. Dengan 4 unit bisnisnya (ADP Employer Services, ADP Brokerage Services Group, ADP DealerServices, dan ADP Claims Services), ADP merupakan salah satu dari hanya 8 perusahaan yang memiliki rating AAA oleh Moody’s Corporation, lembaga pemeringkat perusahaan-perusahaan di Amerika berdasarkan kondisi keuangan perusahaan. Untuk Non farm Employment Change yang dikeluarkan ADP, data ini dirilis oleh ADP Employer Services

Data ini dibuat berdasarkan survey tentang gaji yang dibayarkan terhadap 500.000 unit usaha yang membawahi 24 juta pekerja dan juga akan membuat data tertulis tentang ekonomi, bisnis dan kebijakan-kebijakan yang diperlukan. Setiap bulannya ADP juga membuat laporan terperinci mengenai daftar kekayaan perusahaan untuk membayar gaji karyawannya. Hal itu dibuat sebelum laporan Employment Situation dibuat.

Perhitungan indikator ekonomi ini juga didukung oleh lembaga Macroeconomic Advisers, LLC. Laporan ADP mewakili 392.000 unit bisnis yang menaungi 24 juta karyawan yang bekerja di semua sektor swasta. Data ini dikumpulkan perbulannya dan hasilnya akan dimasukan dalam perhitungan U.S. Bureau of Labor Statistics. Melalui kedua proses tersebut akan dihasilkan sebuah data yang mengukur tingkat tenaga kerja nasional dan dengan demikian data dari ADP National Employment Report melaporkan seluruh data tenaga kerja dari Unit Bisnis AS.

Published By
Dikeluarkan oleh Automatic Data Processing Inc. Data direlease pada setiap hari Rabu pada awal bulan pada pukul 20.15 WIB.

Consist Of
Data ini didapat berdasarkan survey terhadap 500.000 klien bisnis yang dimiliki ADP Inc dan melibatkan 14 Juta buruh diluar sektor pertanian.
Data ini disusun berdasarkan jenis bisnis yang dibagi lagi menjadi ukuran dari bisnis itu. Contoh yang kami ambil dari data ADP September 2007 menunjukan perhitungan jumlah tenaga kerja disektor Manufaktur, Penyedia Jasa, dan Penghasil Produk. Sektor Penghasil Produk & Penyedia Jasa dihitung berdasar kategori Small, Medium dan Large atau Kecil, Menengah, dan Besar.

Indikator ini juga menunjang konsistensi Nonfarm Payrolls yang disediakan pemerintah. Dengan demikian pembacaan ADP Nonfarm Payrolls tentu saja sama dengan Nonfarm Payrolls yang aslinya. Jika ADP (Automatic Data Processing) Nonfarm Employment Change naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan karena jika jumlah lapangan kerja naik, maka jumlah penduduk yang bekerja akan meningkat. Orang yang bekerja akan mendapatkan upah atau gaji.
Sebagian gaji yang didapat akan dibelanjakan untuk konsumsi. Jika konsumsi meningkat maka nilai barang dan jasa akan mengalami kenaikan (timbulnya inflasi). Salah satu langkah pemerintah untuk memangkas inflasi adalah dengan menaikan tingkat suku bunga. Banyak trader berasumsi nilai mata uang akan naik jika suku bunga naik. Mereka akan mengambil aksi Buy USD dalam jumlah besar.
Sama seperti banyak negara yang menghitung jumlah lapangan kerja dan juga tenaga kerjanya demikianlah ADP Nonfarm ini disusun. Khusus untuk laporan ADP, output yang juga dihasilkan adalah Kebijakan Pemerintah, estimasi pendapatan dan pengaruhnya terhadap perekonomian AS.

Maka:
Dikarenakan laporan yang dibuat oleh ADP ini gunanya adalah menjadi sebuah raport bayangan, tentu saja tingkat kepentingannya tidak sepenting NFP yang dikeluarkan oleh pemerintah. Namun demikian karena reputasi ADP, data penilaian yang mereka buat juga digolongkan indicator jenis A yang mampu menimbulkan volatilitas pada market setidaknya 40 points.
Sekarang bagaimana korelasi ADP dengan NFP yang sebenarnya? Dalam hal akurasi sejauh pengalaman yang ditemukan Belajar Forex, hasilnya kadang tidak terlalu akurat. Namun dikarenakan sudah menjadi "kebiasaan" pasar untuk bukan saja trade the news tapi juga trade the prediction (and even trade the roumors), maka ini dapat menimbulkan pergerakan signifikan seperti telah di sebutkan di atas.

References

New Home Sales

New Home Sales adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah rumah yang dibangun di suatu negara. Indikator ini merupakan pemicu dari konsumsi konsumen atas sektor perumahan, yang dihitung dari jumlah akta rumah yang ditandatangani. Biaya untuk mendapatkan rumah baru cukup tinggi di negara-negara maju, dimana pembeli diharuskan juga membiayai biaya reparasi dan penyelesaian rumah itu. Konsekuensinya, jika konsumsi di sektor perumahan naik nilai permintaan akan barang, jasa dan tenaga kerja juga akan meningkat.

Published By
Di Amerika indikator ini dirilis oleh U.S. Census Bureau. Diumumkan pada pukul 22.00 WIB hari Kamis pada minggu terakhir setiap bulannya.

Consist Of
Secara umum pasar perumahan dihitung dari laporan dari jumlah rumah yang sedang diproses. Dimulai dari Building Permits yang akan menghasilkan Housing Starts. Dari Building Permits, which precede Housing Starts akan menghasilkan Building Permits, Construction Spending, Aplikasi MBA Mortgage dan akhirnya New Home Sales dan Existing Home Sales.

Importance
New Home Sales dipercaya untuk mengontrol volatilitas dari data-data perumahan lainnya. Sebagai contoh Building Permits dan Housing Starts  lebih sering digunakan untuk menggambarkan tingkat kepercayaan konsumen dan produksi daripada pengeluaran konsumen. Existing Home Sales lebih menggambarkan pengeluran konsumen, yang juga merupakan indikator laging(sifatnya terlambat) dan sulit untuk diprediksi. Angka New Home Sales digunakan untuk konfirmasi dari trend perumahan dan tetap memprediksi pengeluaran konsumen.
New Home Sales juga merupakan indikator yang mengukur titik balik sensitifitas pendapatan konsumen. Membeli sebuah rumah adalah sebuah pengeluaran utama bagi setiap rumah tangga, biasanya keputusan itu diambil karena tabungan sudah mencukupi dan optimis terhadap pendapatan masa depan mereka. Ketika kondisi ekonomi melambat, New Home Sales adalah indikator yang merefleksikan perubahan jumlah rumah yang selesai dibangun dan dipesan oleh pembeli. Dengan demikian New Home Sales dianggap dapat mengukur resesi ekonomi.
Setiap orang yang sudah menikah (terutama) pasti memerlukan rumah untuk ditinggali nantinya. Harga rumah beserta tanah tempat bangunan rumah itu berada di Indonesia dan luar negeri mahal harganya. Pengeluaran konsumen untuk mendapatkan rumah akan menambah tingkat konsumsi masyarakat di sektor perumahan. New Home Sales adalah termasuk data yang menghitung jumlah baru yang dipesan oleh konsumen atau pembeli. Kenaikan New Home Sales akan memicu kenaikan Consumer Spending dan nantinya akan menaikan GDP. Jika GDP naik maka sentimen pasar dan investor juga akan mengalami kenaikan.
Maka jika New Home Sales naik maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami kenaikan.

Sumber :
http://www.census.gov/const/www/newressalesindex.html

Minggu, 31 Oktober 2010

Unemployment Claims

Unemployment Claims adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah orang yang gagal mendapatkan asuransi pengangguran untuk pertama kali hingga minggu lalu.

Jika nilai Unemployment Claims di suatu negara naik maka nilai mata uang negara tersebut akan melemah.